Diberdayakan oleh Blogger.
Collection free widget, software, S.E.O., web development, and advertising

5 Jul 2009

Tiap Tahun 700.000 Remaja Lakukan Aborsi


Blora, Kompas - Di Indonesia setiap tahun terdapat 2,6 juta kasus aborsi. Sebanyak 700.000 pelaku aborsi itu adalah remaja atau perempuan berusia di bawah 20 tahun. Penyebab utamanya adalah kurangnya perlindungan terhadap perempuan.

Itu mencuat dalam seminar ”Kebijakan Perlindungan Perempuan dan Remaja Putri” di Hotel Almadina, Blora, Jawa Tengah, Kamis (2/7). Seminar diselenggarakan Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana bekerja sama dengan Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan.

Staf Asisten Deputi Urusan Masalah Sosial Perempuan Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan, Atwirlany Ritonga menulis di jurnal medis The Lancet edisi Oktober 2006 bahwa setiap tahun terdapat 19 juta-20 juta aborsi di dunia. Aborsi itu dilakukan secara tidak aman dan 97 persen terjadi di negara-negara berkembang.

”Survei Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) 2006 menyebutkan, aborsi mengakibatkan 68.000 kematian. Aborsi menyebabkan jutaan perempuan terluka dan menderita cacat permanen,” kata Atwirlany.

Deputi III Perlindungan Perempuan Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan Endang Susilowati Poerjoto mengatakan, sebagian besar pelaku melakukan aborsi lantaran kehamilan tidak diinginkan. Hal itu menunjukkan salah satu faktor utama aborsi adalah kurangnya perlindungan terhadap perempuan.

Kerap kali perempuan, terutama remaja putri, mendapat perlakuan tak senonoh dari teman lelaki. Tak jarang mereka mengalami kekerasan seksual dari saudara, tetangga, atau bahkan ayah kandung.

Menurut Susilowati, minimnya perlindungan perempuan mengakibatkan remaja putri kecanduan narkoba. Pada 2007, Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan mencatat angka kematian penyalahgunaan narkoba 15.000 orang per tahun.

”Kementerian telah memfasilitasi 135 kabupaten dan kota di Indonesia mendirikan badan perlindungan perempuan guna mencegah agar kasus itu tidak bertambah dan merambah ke desa-desa,” katanya. Setiap pemerintah daerah, lanjutnya, perlu membuat kebijakan berbasis kesetaraan jender. Mereka harus menerapkan zero tolerance policy untuk tindak kekerasan terhadap perempuan.

ads

Ditulis Oleh : Sahabat Andalas Hari: 7/05/2009 Kategori:

1 komentar:

  1. saya suka sekali artikel postingan ini sangat membantu.
    salam blogwalking....

    Hallo apakabar sobat? Moga baik-baik aja ya.. disini Ane sekedar mau share saja tentang Obat Aborsi yang banyak beredar di dunia maya dan juga banyak sekali peminatnya di bandingkan aborsi dengan cara melakukan operasi. Karnanya menggunakan Obat Aborsi ini cukup murah di bandingkan dengan cara yang lainnya.

    Apakah anda sekarang ini mempunyai masalah tentang kandungan atau rahim anda yang harus di wajibkan melakukan aborsi ??? jikalau memang benar anda seperti itu, maka anda harus mencari cara untuk melakukan aborsi dan jika anda berkenan ingin memebeli Obat Telat Bulan | Obat Penggugur Kandungan anda silahkan langsung buka di website yang ada di Nara Sumber ini klik disini >>>> Obat Aborsi

    Terima kasih atas luang waktunya untuk membaca tulisan ini, dan semoga bahasan tentang Obat Aborsi ini bisa bermanfaat bagi kita semua.

    BalasHapus

Silakan tinggalkan komentar

Visitor

Website counter